Kutip.id,Antaranews-Bontang Libur Lebaran 2026 menjadi momen ideal untuk menikmati wisata santai di vila terapung Bontang Kuala, Kalimantan Timur. Terletak di perairan dangkal Bontang Timur, vila-vila ini menghadirkan pengalaman unik, memadukan alam, sejarah, dan kearifan lokal dalam harmoni.
Bangunan atas laut dibangun menggunakan kayu ulin khas Kalimantan yang tahan terhadap korosi air laut, sehingga memberikan sensasi menginap yang autentik dan aman. Suara debur ombak dan udara pesisir yang segar menjadi terapi alami bagi pengunjung yang ingin melepaskan penat dari rutinitas harian.
Ketua Adat Bontang Kuala, Jafar, menekankan bahwa pengembangan vila terapung ini berjalan sesuai aturan. “Para pemilik, baik lokal maupun investor luar, taat membayar pajak dan retribusi sehingga pariwisata berkembang tanpa merusak lingkungan,” ujarnya.
Antusiasme wisatawan sangat tinggi. Menurut Halimah, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bontang Kuala, reservasi harus dilakukan minimal 15 hari sebelumnya, bahkan sebulan lebih awal saat Lebaran. Fasilitas tambahan seperti kolam laut dengan jaring pengaman membuat pengalaman berenang lebih aman dan menyenangkan.
Vila terapung Bontang Kuala kini bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga simbol kolaborasi antara masyarakat lokal dan investor untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kalimantan Timur.





