Kutip.id,Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Kecamatan Muara Jawa saat Anggota DPRD Kutai Kartanegara Dapil IV, Rahmat Dermawan, menggelar syukuran dan halal bihalal bersama masyarakat, Minggu (29/3/2026).
Tak sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Menariknya, acara tersebut juga dirangkai dengan nonton bareng film dokumenter berjudul Penyambung Lidah Rakyat yang digelar di Kantor BPU Muara Jawa.
Rahmat menyebut kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dinantikan warga. Menurutnya, momen halal bihalal menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat.
“Ini bukan sekadar tradisi, tapi ruang bertemu langsung dengan masyarakat yang telah memberikan amanah,” ujarnya.
Lebih dari itu, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi atas kinerjanya selama hampir satu tahun menjabat. Melalui film dokumenter tersebut, Rahmat mencoba menghadirkan transparansi kepada publik terkait apa saja yang telah dikerjakan.
Film berdurasi sekitar 35 menit itu menampilkan perjalanan nyata tanpa rekayasa—mulai dari interaksi dengan petani, nelayan, RT, hingga kelompok masyarakat rentan. Semua dirangkai sebagai potret kerja lapangan seorang wakil rakyat.
Menurut Rahmat, film tersebut bukan sekadar dokumentasi, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban.
“Ini adalah amanah. Tugas kami adalah memastikan suara masyarakat benar-benar diperjuangkan,” jelasnya.
Pemutaran film di Muara Jawa menjadi titik kedua setelah sebelumnya digelar di lokasi lain. Respons masyarakat pun terlihat antusias, terutama karena mereka dapat melihat langsung hasil kerja yang selama ini mungkin tidak sepenuhnya terekspos.
Melalui kegiatan ini, Rahmat berharap hubungan antara DPRD dan masyarakat tidak hanya terbangun saat momentum tertentu, tetapi terus terjaga secara berkelanjutan.
“Kedekatan dan keterbukaan adalah kunci kepercayaan. Kami ingin masyarakat tahu, melihat, dan ikut menilai kerja kami,” pungkasnya.





