Kutip.id,Samarinda – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur mempercepat transformasi ekonomi digital untuk mencetak UMKM unggul melalui program Digital Kaltimpreneurs 2026. Program ini menghadirkan pendampingan menyeluruh mulai dari pelatihan, pembinaan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran dan administrasi usaha.
Deputi Kepala BI Kaltim, Bayuadi Hardiyanto, menjelaskan, program tahun ini bersinergi dengan inisiatif Digitalisasi Ekonomi Kerakyatan bersama Mahasiswa Unggulan (Derawan) dari Universitas Mulawarman. Kolaborasi ini melibatkan 16 mahasiswa unggulan yang memberikan pendampingan teknis end-to-end kepada 50 UMKM terpilih dari lima kabupaten/kota di Kaltim.
“UMKM dituntut beradaptasi dengan ekonomi digital. Kami dorong mereka naik kelas lewat pemasaran digital, digital payment, dan pelaporan usaha terintegrasi,” ujar Bayuadi.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman, Dr Finnah Fourqoniah, menekankan program Derawan sekaligus menjadi sarana mahasiswa mengasah kepemimpinan sosial dan pengalaman praktis, serta memperkuat jejaring antara akademisi, regulator, dan pelaku usaha.
Program Digital Kaltimpreneurs 2026 digelar selama tiga hari di Samarinda, dengan empat tahapan utama: kurasi, edukasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi, untuk memastikan UMKM siap bersaing di era digital.





