Kutip.id,Surabaya – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Internasional Juanda menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Selama periode 13 hingga 18 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 266.910 orang, naik sekitar 2,9 persen.
Pihak pengelola bandara menyebutkan bahwa peningkatan ini juga diikuti oleh jumlah pergerakan pesawat yang mencapai 1.808 penerbangan, atau bertambah 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Rata-rata harian penumpang selama masa mudik mencapai sekitar 44 ribu orang, dengan sekitar 301 pergerakan pesawat setiap harinya. Lonjakan tertinggi terjadi pada 14 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai lebih dari 47 ribu orang dalam satu hari.
Untuk rute penerbangan, jalur domestik masih menjadi yang paling padat. Rute menuju Jakarta (Soekarno-Hatta) mendominasi, disusul oleh Makassar dan Denpasar sebagai tujuan favorit pemudik.
Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, operasional bandara dilaporkan tetap berjalan lancar. Namun, terdapat penyesuaian khusus saat Hari Raya Nyepi di Bali, di mana seluruh penerbangan dari dan menuju Pulau Dewata dihentikan sementara selama 24 jam. Hal ini berdampak pada puluhan jadwal penerbangan dari Surabaya.
Pengelola bandara mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal, sekitar 2 hingga 3 jam sebelum keberangkatan, terutama pada jam-jam sibuk. Langkah ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas maupun faktor cuaca.
Secara keseluruhan, arus mudik tahun ini di Bandara Juanda menunjukkan tren positif dengan peningkatan mobilitas masyarakat, namun tetap terkendali dari sisi pelayanan dan operasional.





