Kutip.id,Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mendesak Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk mengambil langkah konkret dan terukur dalam menangani persoalan sampah, khususnya di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Desakan ini muncul menyusul aduan warga terkait gunungan sampah yang menumpuk di beberapa titik, termasuk di Kelurahan Jembatan Besi dan Kali Anyar. Kenneth menegaskan bahwa penanganan sampah tidak boleh bersifat sementara atau reaktif, melainkan harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
“Permasalahan ini bukan sekadar estetika. Bau tidak sedap, lalat, tikus, hingga kualitas hidup warga sehari-hari terpengaruh. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar Kenneth, Sabtu.
Untuk memastikan penanganan segera dilakukan, Kenneth melakukan inspeksi lapangan (sidak) yang didampingi Lurah Jembatan Besi Achmad Subhan, Lurah Kalianyar Iman Suhendar, Camat Tambora Pangestu Aji, serta perwakilan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat. Kehadiran mereka mencerminkan koordinasi lintas sektor dalam menangani masalah warga.
Sebagai tindak lanjut, Kenneth meminta Satgas Suku Dinas Lingkungan Hidup dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dari masing-masing kelurahan untuk segera melakukan pembersihan menyeluruh. Selain itu, ia menekankan perlunya evaluasi sistem pengelolaan sampah di DKI Jakarta, termasuk armada pengangkut, jadwal pengangkutan, dan pengawasan di titik rawan penumpukan.
“Langkah ini penting agar lingkungan kembali bersih, sehat, dan nyaman. Kita perlu memastikan tidak ada kendala infrastruktur, sumber daya, atau koordinasi yang menghambat pengelolaan sampah,” tambah Kenneth.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan efisien, sekaligus menjaga kesehatan dan kenyamanan warga Jakarta Barat.





