Kutip.id,Kabar positif datang dari arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan, meskipun jumlah pemudik justru melonjak signifikan.
Hal itu disampaikan Sigit usai meninjau langsung arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3). Ia menyebut angka kecelakaan turun sebesar 7,8 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Menariknya, penurunan ini terjadi di tengah lonjakan jumlah pemudik yang mencapai 20,49 persen atau sekitar 2,9 juta orang dibandingkan 2025.
“Ini tentu hasil kerja sama semua pihak, baik masyarakat maupun petugas di lapangan,” ujar Sigit.
Tak hanya jumlah kejadian, angka kecelakaan yang berujung fatal juga ikut menurun. Tercatat, kasus kecelakaan dengan korban jiwa berkurang sebanyak 112 kejadian, dengan total korban meninggal mencapai 265 orang.
Meski tren menunjukkan perbaikan, Kapolri tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah, terutama bagi yang masih menjalani perjalanan arus balik.
Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan panjang. Pengendara diminta tidak memaksakan diri jika lelah dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti rest area dan buffer zone.
“Kalau lelah, istirahat. Pastikan kondisi tubuh kembali fit sebelum melanjutkan perjalanan,” pesannya.
Sementara itu, data terbaru menunjukkan sekitar 2,5 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta. Artinya, hanya sekitar 13 persen atau 385 ribu kendaraan yang masih dalam perjalanan arus balik.
Dengan angka tersebut, Sigit menilai puncak arus balik secara umum telah terlewati. Namun, pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan tetap dilakukan hingga seluruh pemudik tiba dengan selamat di tujuan.
“Harapannya, seluruh masyarakat bisa kembali ke rumah dengan aman dan nyaman,” tutupnya.





