Harga Minyak Dunia Melonjak, Nasib BBM Subsidi Ditentukan Presiden

No comments

Kutip.id,Jakarta – Di tengah lonjakan harga minyak global yang menembus angka tinggi, pemerintah memastikan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya subsidi, tidak akan diputuskan secara gegabah. Faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah kondisi masyarakat, terutama kalangan ekonomi bawah.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hingga saat ini harga BBM subsidi masih tetap stabil. Hal tersebut, menurutnya, merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ingin memastikan daya beli rakyat tetap terjaga.

“Presiden sangat memperhatikan kondisi masyarakat kecil. Jadi kebijakan apa pun pasti dipikirkan matang,” ujar Bahlil saat mendampingi kunjungan kerja di Jepang.

Meski harga minyak dunia sudah melampaui US$115 per barel, pemerintah belum mengambil langkah perubahan terhadap harga BBM subsidi di dalam negeri. Publik pun diminta bersabar menunggu keputusan resmi yang akan diumumkan pada waktu yang tepat.

Bahlil memberi sinyal bahwa keputusan tersebut tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga keseimbangan antara pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa BBM non-subsidi tetap bergerak mengikuti mekanisme pasar. Artinya, tanpa perlu pengumuman pun, harga jenis ini akan menyesuaikan dengan fluktuasi harga minyak dunia.

Kenaikan harga energi global sendiri dipicu oleh dinamika geopolitik yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi ini membuat pemerintah harus terus berkoordinasi lintas kementerian untuk merumuskan langkah terbaik.

Sejauh ini, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar masih bertahan di level lama, memberikan sedikit ruang napas bagi masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

Ke depan, arah kebijakan energi nasional kini berada di tangan Presiden—dengan harapan tetap berpihak pada stabilitas ekonomi sekaligus melindungi rakyat.

Also Read

Bagikan: