Kukar Perkuat Peran Guru Ngaji Sertifikasi Digelar hingga Desa, Cetak Generasi Qurani

No comments

Kutip.id,Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, mengambil langkah serius dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan. Salah satunya dengan memastikan kompetensi guru mengaji melalui program sertifikasi yang dilakukan secara berkala hingga ke tingkat desa.

Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya strategis membangun generasi Qurani yang berakhlak kuat.

“Guru mengaji memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda. Sertifikasi ini juga menjadi bentuk pengakuan resmi atas dedikasi mereka,” ujarnya.

Tak hanya itu, program ini juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memberikan insentif yang lebih layak kepada para guru mengaji, sekaligus menyusun basis data yang akurat terkait jumlah, kualifikasi, dan kebutuhan pembinaan di seluruh wilayah Kukar.

Untuk memperkuat program tersebut, Pemkab Kukar menggandeng Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar menggelar kegiatan tahsin dan sertifikasi guru mengaji se-Kabupaten. Kegiatan ini dipusatkan di Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sangasanga.

Menariknya, agenda tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga dirangkai dengan deklarasi dukungan pembangunan pusat pembinaan umat, yakni “Central Pembinaan Islam Al Husna 99”. Bahkan, prosesi simbolis pemancangan tiang pertama turut dilakukan sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Menurut Sunggono, pembangunan pusat pembinaan ini akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan umat di Kukar, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.

Program ini juga sejalan dengan visi besar daerah melalui program “Kukar Idaman Terbaik”, khususnya inisiatif “Terima Kaseh Guru Ngaji-Ku” yang bertujuan memberikan perhatian lebih kepada para pendidik keagamaan.

Di sisi lain, pemerintah daerah turut mengapresiasi para pihak yang telah mewakafkan tanah untuk pembangunan pusat pembinaan tersebut. Wakaf ini diharapkan menjadi amal jariyah sekaligus fondasi bagi kemajuan pendidikan Islam di Kukar.

Dengan langkah ini, Kukar tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran, tetapi juga memperkuat fondasi moral generasi muda—sebuah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

Also Read

Bagikan: