Kutip.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup warganya melalui program pelayanan kesehatan gratis. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, program skrining kesehatan ini resmi berjalan di 32 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah, mulai 10 Februari 2025.
Program tersebut dirancang sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat sekaligus menjadi rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar, menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan mudah, baik melalui akun Satu Sehat maupun dengan langsung mendatangi Puskesmas terdekat.
“Layanan ini kami jalankan sepenuhnya sesuai prosedur yang berlaku, sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan tanpa kendala,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bupati, Jumat (28/2/2025).
Menurut Kusnandar, skrining kesehatan di Puskesmas sebenarnya telah menjadi agenda rutin Dinkes Kukar. Namun, tahun ini kemasannya dibuat lebih menarik dan memiliki makna khusus, yakni sebagai “kado ulang tahun” dari pemerintah daerah untuk masyarakat Kukar. Harapannya, program ini mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Berbagai saluran komunikasi dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat. Puskesmas di masing-masing kecamatan gencar mengedarkan brosur, flayer, hingga memanfaatkan media sosial untuk memastikan kabar ini menjangkau seluruh lapisan warga.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Dinas Sosial Kabupaten Kukar. Mereka memastikan warga yang memenuhi kriteria tertentu akan mendapat bantuan iuran BPJS Kesehatan kelas 3, sehingga layanan kesehatan dapat dinikmati tanpa membebani kondisi ekonomi keluarga.
Selain pemeriksaan kesehatan, program ini juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit, pola hidup sehat, dan pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Tenaga medis di setiap Puskesmas tak hanya memberikan pelayanan, tetapi juga pendampingan bagi warga yang membutuhkan rujukan lebih lanjut.
“Kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kusnandar.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kukar berharap tingkat kesehatan masyarakat akan meningkat, angka penyakit yang dapat dicegah menurun, dan kesadaran warga terhadap kesehatan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada investasi jangka panjang di bidang kesehatan. (Adv/DiskominfoKukar)
Penulis: Ysa





