Kutip.id – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menegaskan dirinya tak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada para pemain jelang tampil di Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada 3–27 November mendatang. Ia menyebut, fokus utamanya adalah memastikan para pemain bisa menikmati pengalaman bertanding di level tertinggi usia muda.
Skuad Garuda Asia berhasil menembus turnamen bergengsi ini setelah tampil impresif di Piala Asia U-17 2025. Saat itu, Indonesia sukses mencapai babak perempat final sebelum langkah mereka dihentikan oleh Korea Utara. Meskipun gagal melaju lebih jauh, pencapaian tersebut sudah cukup untuk memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia U-17.
Target Pribadi, Tanpa Tekanan Berlebihan
Dalam sesi latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (15/10/2025), Nova menyampaikan bahwa secara pribadi ia berharap tim bisa melangkah ke fase gugur. Namun, ia enggan menetapkan target tersebut secara formal agar tidak membebani para pemain muda yang sebagian besar baru pertama kali merasakan atmosfer turnamen dunia.
“Secara pribadi saya tentu berharap kita bisa lolos dari fase grup dan melaju ke babak selanjutnya,” ujar Nova.
“Tapi saya tidak mau memberikan beban kepada pemain. Saya ingin mereka menikmati setiap momen, karena di usia mereka, tampil di Piala Dunia adalah pengalaman tertinggi. Jadi saya minta mereka bermain dengan enjoy dan percaya diri.”
Pelatih berusia 45 tahun itu juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada target resmi yang diberikan oleh PSSI. Ia menyebut federasi masih memberikan ruang bagi tim untuk berkembang tanpa tekanan hasil.
“Kalau dari PSSI, sampai sekarang belum ada target khusus,” ujarnya kepada awak media.
Grup Berat, Tapi Bukan Mustahil
Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup H bersama Brasil, Zambia, dan Honduras. Meski di atas kertas grup ini terbilang berat, Nova menilai kompetisi akan menjadi ajang pembelajaran penting bagi para pemain muda untuk meningkatkan mental dan kualitas permainan mereka.
“Setiap pertandingan nanti adalah ujian besar. Tapi bagi kami, ini kesempatan untuk menunjukkan karakter dan semangat bermain sepak bola Indonesia di level dunia,” kata Nova.
Fokus Persiapan di Luar Negeri
Usai menjalani pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta sejak 19 September hingga 14 Oktober, tim akan melanjutkan TC ke Dubai mulai 17 Oktober 2025. Di sana, Garuda Asia akan melakoni tiga laga uji coba internasional melawan Paraguay (25 Oktober), Afrika Selatan (27 Oktober), dan Panama (29 Oktober).
“Programnya sudah kami siapkan dengan matang. Setelah TC di Dubai, kami akan langsung berangkat ke Qatar pada 1 November untuk persiapan terakhir sebelum laga perdana melawan Zambia pada 4 November,” jelas Nova.
Bangun Mental dan Karakter Juang
Selain aspek teknis, Nova juga menekankan pentingnya pembentukan mental bertanding dan rasa tanggung jawab di lapangan. Ia berharap para pemain dapat mengadaptasi gaya bermain yang disiplin namun tetap kreatif.
“Di level ini, mental lebih menentukan daripada sekadar teknik. Saya ingin pemain memiliki karakter pantang menyerah dan saling mendukung di dalam tim,” tegasnya.
Nova menambahkan, pengalaman menghadapi lawan-lawan dari berbagai benua dalam uji coba di Dubai akan sangat berharga untuk mengukur sejauh mana kesiapan tim.
“Kami ingin setiap pertandingan menjadi ajang evaluasi agar saat di Qatar nanti, anak-anak sudah siap menghadapi tekanan dan bermain tanpa rasa takut,” tutupnya.
Dengan pendekatan tanpa beban dan fokus pada pembentukan mental juang, Nova Arianto berharap Timnas Indonesia U-17 dapat menampilkan performa terbaik dan membawa semangat positif di panggung dunia. (Ysa)
Sumber: Liputan6.com





