BYD Salip Honda dan Suzuki di Awal 2026, Masuk 4 Besar Penjualan Dealer

No comments

Kutip.id,Jakarta – Peta persaingan industri otomotif nasional kian berubah pada awal 2026. Merek asal China, BYD, menunjukkan performa signifikan dengan menembus posisi empat besar penjualan wholesales dan melampaui dua pabrikan Jepang, Honda dan Suzuki.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer (wholesales) BYD pada Januari 2026 mencapai 4.879 unit. Angka tersebut menempatkan BYD di peringkat keempat, di atas Honda yang membukukan 4.016 unit dan Suzuki 2.783 unit.

Sementara itu, tiga besar masih dikuasai merek Jepang. Toyota memimpin dengan 20.078 unit, disusul Daihatsu 12.513 unit dan Mitsubishi 6.898 unit.

Namun capaian BYD di level distribusi belum sepenuhnya tercermin pada penjualan retail atau dari dealer ke konsumen. Dalam daftar retail Januari 2026, BYD berada di posisi tujuh dengan 2.516 unit. Posisi empat dan lima justru ditempati Suzuki (5.501 unit) dan Honda (4.233 unit).

Segmen retail tetap dipimpin Toyota dengan 22.066 unit, diikuti Daihatsu 11.202 unit dan Mitsubishi 6.141 unit.

Secara keseluruhan, pasar mobil nasional pada Januari 2026 mencatat wholesales sebanyak 66.936 unit dan retail 66.447 unit. Jika dibandingkan Desember 2025, terjadi penurunan cukup tajam, masing-masing 29,4 persen untuk wholesales dan 28,7 persen untuk retail.

Meski demikian, secara tahunan pasar menunjukkan pertumbuhan. Dibandingkan Januari 2025, wholesales naik 7 persen dan retail meningkat 4,5 persen.

Gaikindo menargetkan total penjualan mobil nasional sepanjang 2026 mencapai 850 ribu unit, atau tumbuh sekitar 5,4 persen dibanding realisasi 2025 yang sebesar 803.687 unit. Sebagai catatan, capaian 2025 tersebut turun 7,2 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 865.723 unit.

Masuknya BYD ke papan atas menunjukkan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif nasional, terutama dengan agresivitas merek-merek China yang mulai menggerus dominasi tradisional pabrikan Jepang.

Also Read

Bagikan: