Kalah Start dari Veda Ega, Rico Salmela Evaluasi Performa di Awal Moto3 2026

No comments

Kutip.id, CNN Indonesia – Jakarta Persaingan sengit di kelas Moto3 musim 2026 mulai memanas. Pembalap muda Finlandia, Rico Salmela, mengakui perlu melakukan evaluasi setelah dua kali finis di belakang rivalnya, Veda Ega Pratama, pada dua seri pembuka.

Menariknya, Salmela dan Veda bukan rival baru. Keduanya sudah lama bersaing sejak tampil di ajang junior seperti FIM JuniorGP World Championship dan Red Bull MotoGP Rookies Cup. Bahkan dalam dua kompetisi tersebut, Salmela sempat unggul dalam klasemen akhir.

Namun situasi berbalik di awal Moto3 2026. Pada seri Thailand dan Brasil, Veda tampil lebih konsisten dengan finis di posisi lima dan tiga. Sementara Salmela harus puas dengan hasil kurang maksimal, yakni posisi ke-19 dan keenam.

Salmela mengakui balapan di Brasil bukanlah hal mudah, terutama saat harus berjuang mencatat waktu kualifikasi secara mandiri. Meski begitu, ia merasa memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing.

Ia juga menilai strategi pengelolaan ban menjadi salah satu kunci peningkatan performanya. Saat banyak pembalap mulai kehilangan grip, Salmela justru mampu menjaga performa bannya dan memperbaiki posisi sebelum balapan dihentikan sementara.

Meski sempat mengalami kendala pada ban depan saat restart, pembalap tim Red Bull KTM Tech3 itu tetap melihat adanya progres dibanding seri sebelumnya di Thailand.

Saat ini, Salmela berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan 10 poin, tertinggal cukup jauh dari Veda yang menempati posisi ketiga.

Dengan musim yang masih panjang, Salmela menegaskan fokus utamanya adalah memperbaiki performa secara bertahap. Ia optimistis hasil lebih baik akan datang jika timnya mampu menjaga konsistensi di seri-seri berikutnya.

Also Read

Bagikan: