Target Lifting Migas 900 Ribu Barel per Hari Dinilai Berat, Pemerintah Genjot Eksplorasi Baru

No comments

Kutip.id,Jakarta – Pemerintah mengakui target peningkatan lifting minyak dan gas bumi (migas) hingga 900 ribu barel per hari pada 2029 masih menghadapi berbagai tantangan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai capaian tersebut cukup sulit terealisasi jika melihat kondisi produksi saat ini.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Agung Kuswandono, mengatakan perhitungan sementara menunjukkan produksi migas nasional kemungkinan berada di kisaran 800 ribu barel per hari dalam beberapa tahun ke depan. Angka tersebut masih berada di bawah target pemerintah.

Menurutnya, target 900 ribu barel per hari dicanangkan untuk dicapai pada akhir periode pertama pemerintahan Prabowo Subianto pada 2029. Namun, untuk mencapai angka tersebut dibutuhkan upaya yang jauh lebih besar.

Agung menjelaskan bahwa produksi migas nasional saat ini pun masih berada di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah untuk tahun berjalan. Dari target lifting sekitar 603 ribu barel per hari, realisasi produksi saat ini baru berkisar di angka 550 ribu barel per hari.

Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya berbagai kendala dalam meningkatkan produksi, mulai dari faktor teknis di lapangan hingga terbatasnya penemuan cadangan baru.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah berupaya mempercepat kegiatan eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja (WK) migas baru. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan cadangan serta menjaga ketersediaan energi nasional dalam jangka panjang.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah melelang 10 wilayah kerja migas kepada investor. Melalui proses lelang ini, pemerintah berharap dapat menarik minat pelaku industri untuk mengembangkan potensi migas yang masih belum tergarap di Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi migas nasional sekaligus mendukung pencapaian target lifting dalam beberapa tahun mendatang.

Also Read

Bagikan: