Roy Suryo Tegaskan Tolak Restorative Justice dalam Polemik Ijazah Jokowi

No comments

Kutip.id,Jakarta – Pakar telematika sekaligus mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, menyatakan tidak akan menempuh jalur restorative justice dalam polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo.

Pernyataan itu disampaikan Roy saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/3). Ia menegaskan hampir dapat dipastikan dirinya tidak akan memilih penyelesaian damai dalam perkara tersebut.

Menurut Roy, sikapnya berbeda dengan pakar forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar yang sebelumnya juga mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi, namun belakangan memilih meminta maaf kepada pihak presiden.

Roy menegaskan dirinya tetap mempertahankan pandangan bahwa polemik tersebut perlu dibuktikan secara terbuka. Ia menyebut persoalan itu tidak akan berhenti sebelum dokumen yang dianggap asli ditunjukkan kepada publik.

Ia juga menggambarkan polemik ini sebagai isu yang akan terus bergulir jika tidak ada klarifikasi yang dianggap memadai oleh pihak yang meragukannya.

Sebelumnya, Rismon mengambil langkah berbeda dengan memilih berdamai. Ia bahkan telah bertemu dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang juga merupakan putra sulung Jokowi.

Menanggapi perubahan sikap tersebut, Roy menyatakan dirinya hanya berharap agar Rismon mendapatkan petunjuk yang terbaik atas keputusan yang diambilnya.

Polemik mengenai ijazah Presiden Jokowi sendiri kembali menjadi perbincangan publik setelah sejumlah pihak mengangkat isu tersebut di ruang publik dan media sosial. Hingga kini, berbagai pihak masih memberikan pandangan yang berbeda terkait tudingan tersebut.

Also Read

Bagikan: