500 Rumah Disiapkan untuk Korban Gempa NTT, Pemerintah Gandeng Swasta

No comments

Kutip.id, Pemerintah menyiapkan pembangunan 500 unit rumah bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Program tersebut akan dikerjakan melalui kolaborasi pemerintah dan pihak swasta dengan skema gotong royong.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan rencana pembangunan hunian tersebut telah dibahas bersama pemerintah daerah, termasuk Gubernur NTT.

“Total juga kita sudah menghimpun buat di NTT, 500 rumah yang sudah siap. Saya baru bicara panjang dengan gubernurnya untuk dibangun. Dan Rp5 miliar,” ujar Maruarar, Senin (31/8/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Ara tersebut, pembangunan hunian bagi korban gempa menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Skema pembangunannya tidak sepenuhnya mengandalkan anggaran pemerintah. Pemerintah akan melibatkan sektor swasta melalui mekanisme gotong royong.

Ara menyebut rencana tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.

“Itu juga tadi saya sampaikan Pak Hashim, Bapak Presiden, (dengan skema) gotong-royong,” kata Ara.

Selain untuk NTT, pemerintah juga menyiapkan dukungan pembangunan rumah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Anggaran gotong royong sebesar Rp1,5 miliar disiapkan untuk membangun hunian dengan konsep yang mempertimbangkan nilai budaya setempat.

“Untuk NTB juga kita sudah menyiapkan Rp1,5 miliar dari gotong-royong untuk rumah yang bermakna budaya,” ujarnya.

Program penyediaan hunian gratis juga menyasar sejumlah daerah lainnya. Pemerintah mencatat rencana pembangunan 200 rumah untuk masyarakat Kabupaten Tangerang, 103 rumah di Tapanuli Utara, 152 rumah di Menteng Tenggulun, serta 500 rumah di Johar Baru.

Ara mengatakan pelaksanaan program tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perbankan dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

“Itu juga komprehensif ada dengan perbankan, dengan PNM, arsiteknya (sebanyak) 50 gratis dan sebagainya. Jadi ini langkah-langkah strategis melibatkan gotong royong dari teman-teman swasta yang saya sebut tadi,” tuturnya.

Pembangunan 500 rumah di NTT diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal warga yang terdampak gempa sekaligus mendukung proses pemulihan kawasan terdampak bencana.

Also Read

Bagikan: