kutip.id, Tenggarong – Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian sebagai kekuatan utama ekonomi desa. Kepala Desa Bukit Raya, Harnoto, mengungkapkan bahwa sebagian besar warganya yakni sekitar 90 persen menggantungkan hidup dari pertanian.
“Pertanian adalah denyut nadi masyarakat kami. Maka sangat wajar jika arah pembangunan desa kami difokuskan untuk mendukung sektor ini,” ujarnya, Selasa (17/6).
Menindaklanjuti arahan pemerintah kabupaten dan kecamatan, pemerintah desa kini aktif mendorong produktivitas pertanian melalui berbagai program, termasuk pemberian bantuan alat pertanian, pembinaan kelompok tani, hingga pelatihan pertanian modern. Harnoto menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di desa sangat ditentukan oleh keberdayaan petani.
“Saat ini ada 18 kelompok tani aktif yang terus kami dampingi. Mereka merupakan ujung tombak ketahanan pangan desa dan mitra strategis dalam mewujudkan pertanian yang berdaya saing,” tambahnya.
Desa Bukit Raya pun rutin menggelar sosialisasi terkait program bantuan dan peningkatan kapasitas petani. Tujuannya, agar semua informasi dan fasilitas dari pemerintah bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Harnoto juga menyampaikan harapannya agar ke depan para petani di desanya tidak hanya produktif dalam menghasilkan panen, tapi juga mampu mengelola hasil pertanian secara efisien, termasuk dalam aspek distribusi dan pemasaran.
“Kami akan fokus juga pada penguatan sistem pemasaran. Jangan sampai petani hanya kuat di lahan, tapi lemah di pasar. Ini yang akan kami perbaiki,” tegasnya.
Dengan potensi yang besar dan dukungan dari berbagai pihak, Desa Bukit Raya menargetkan diri sebagai salah satu desa sentra pertanian yang unggul di Kukar. “Insyaallah, jika sinergi ini terus berjalan, kami bisa menjadi contoh desa mandiri berbasis pertanian yang kokoh dan sejahtera,” tutup Harnoto.
(Adv/Diskominfo Kukar)
Penulis: Yusuf S A





