Kutip.id,Nusantara – Pembangunan infrastruktur keamanan di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai bergerak. Otorita IKN kini tengah menyiapkan lahan seluas 3,24 hektare untuk pembangunan Kepolisian Resor Kota (Polresta) yang akan berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa kehadiran Polresta menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan publik, khususnya aspek keamanan di ibu kota baru.
“Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan masyarakat di Nusantara mendapatkan layanan keamanan yang optimal,” ujarnya.
Proyek ini sudah memasuki tahap awal berupa pembersihan lahan (land clearing). Basuki bahkan turun langsung meninjau lokasi sehari sebelumnya guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Ia menargetkan tahap pertama pembangunan dapat rampung pada akhir 2027.
Tak sekadar membangun kantor polisi, kawasan ini dirancang sebagai kompleks terpadu. Di atas lahan tersebut akan berdiri gedung utama enam lantai lengkap dengan lantai dek dan tiga lantai bawah, serta berbagai fasilitas penunjang.
Fasilitas itu mencakup masjid, lapangan upacara, kolam retensi, hingga sarana olahraga. Menariknya, konsep desain juga mengintegrasikan jalur pedestrian dan amfiteater yang menyatu dengan area tribun olahraga, menciptakan ruang yang fungsional sekaligus modern.
Menurut Basuki, pembangunan ini tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang perencanaan kawasan yang matang dan terintegrasi dengan pengembangan IKN secara keseluruhan.
Ia pun menekankan pentingnya koordinasi yang solid dalam setiap tahapan proyek.
“Semua harus satu komando di bawah Otorita IKN. Setiap perencanaan wajib dicek dan, jika perlu, dihitung ulang agar tidak terjadi kesalahan,” tegasnya.
Melalui pendekatan yang terstruktur dan terukur, Otorita IKN berharap pembangunan Polresta ini dapat berjalan lancar serta menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemerintahan yang aman dan tertata di Nusantara.





