Kutip.id, Kutai Kartanegara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam kehidupan sosial, keagamaan, serta pembangunan daerah. Dorongan tersebut disampaikan dalam acara pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kukar yang digelar di Gedung Serbaguna DPRD Kukar, Minggu malam (14/12/2025).
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur legislatif, tokoh masyarakat, serta kader GP Ansor dari berbagai kecamatan di Kukar. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya posisi GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki peran penting dalam dinamika sosial dan kemasyarakatan di daerah.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelantikan di lingkungan DPRD. Ia menilai pemilihan Gedung Serbaguna DPRD Kukar sebagai lokasi acara merupakan simbol keterbukaan lembaga legislatif terhadap organisasi kemasyarakatan.
“Kami tentu merasa bangga dan berterima kasih karena Gedung Serbaguna DPRD Kukar dipercaya sebagai tempat pelantikan GP Ansor. DPRD ini adalah rumah bersama, menaungi seluruh organisasi dan kelompok masyarakat yang ingin berkontribusi positif bagi daerah,” ujar Ahmad Yani dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa hubungan antara DPRD Kukar dan GP Ansor selama ini terjalin dengan baik dan perlu terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga legislatif dan organisasi kepemudaan merupakan fondasi penting dalam membangun sinergi yang sehat antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Ahmad Yani juga menekankan bahwa DPRD tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Partisipasi masyarakat, termasuk dari organisasi seperti GP Ansor, sangat dibutuhkan untuk memberikan masukan, kritik, serta kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah.
“Kami berharap GP Ansor Kukar dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD. Bukan hanya mendukung, tetapi juga memberi masukan, koreksi, dan ikut mengawasi agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pemerintahan daerah. Oleh karena itu, keberadaan GP Ansor diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat sekaligus penggerak kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi warga Kukar.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani juga menyinggung nilai-nilai dasar perjuangan GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang menekankan pentingnya iman, ilmu, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan upaya menjaga harmoni sosial, memperkuat kehidupan keagamaan, serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Menjaga ketertiban sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun daerah, hingga mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah tanggung jawab bersama. Melalui organisasi seperti GP Ansor, tugas-tugas itu bisa dijalankan secara lebih terarah dan terorganisir,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Ahmad Yani berharap kepengurusan GP Ansor Kukar yang baru dilantik dapat bekerja dengan solid, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta aktif mengambil peran dalam berbagai agenda pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Ia optimistis, dengan sinergi yang kuat antara GP Ansor, pemerintah daerah, dan DPRD, Kukar dapat terus bergerak menuju daerah yang lebih harmonis, religius, dan berdaya saing. (Ysa)





