Kutip.id,Boven Digoel – Insiden penembakan terjadi terhadap pesawat Cessna PK-SNR milik PT Smart Air Aviation saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2). Peristiwa itu mengakibatkan pilot dan kopilot meninggal dunia, sementara seluruh penumpang dilaporkan selamat.
Pesawat tersebut diketahui melayani rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu dan lepas landas sekitar pukul 10.35 WIT. Namun, setibanya di bandara tujuan sekitar pukul 11.00 WIT, pesawat diduga ditembaki dari arah hutan di sisi landasan.
Kabiro Humas dan Data Kemenko Polkam Kolonel Inf Honi Havana membenarkan adanya laporan awal terkait insiden tersebut. Pemerintah, kata dia, masih menunggu informasi rinci dari aparat kewilayahan di lapangan.
Menindaklanjuti kejadian itu, Polda Papua bersama Satgas Operasi Damai Cartenz bergerak ke lokasi. Wakapolda Papua yang juga Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, memimpin langsung tim menuju Bandara Koroway Batu.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menjelaskan bahwa tembakan dilepaskan sesaat setelah roda pesawat menyentuh landasan. Serangan berasal dari kawasan hutan di sekitar bandara.
Situasi di lokasi sempat kacau. Para penumpang dan awak pesawat berupaya menyelamatkan diri dari rentetan tembakan. Pilot dan kopilot dilaporkan berusaha memastikan keselamatan penumpang sebelum akhirnya menjadi korban.
Beberapa jam setelah kejadian, polisi menerima laporan adanya dua korban jiwa yang diduga merupakan pilot dan kopilot pesawat tersebut. Keduanya kemudian dikonfirmasi meninggal dunia, masing-masing Capt. Egon E dan Capt. Baskoro.
Sebelum dinyatakan tewas, kedua awak pesawat sempat mengirimkan sinyal darurat melalui perangkat GPS sesaat setelah mendarat. Pesan tersebut menjadi salah satu petunjuk awal bagi aparat dalam merespons insiden.
Sementara itu, sebanyak 13 penumpang, termasuk seorang balita, berhasil menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan di sekitar bandara. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi selamat.
Aparat gabungan kini melakukan pengamanan di lokasi serta penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan. Pemerintah memastikan situasi terus dipantau dan langkah-langkah pengamanan diperkuat guna mencegah kejadian serupa terulang





