Kutip.id,Bandung – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 250 personel Search and Rescue (SAR) terlatih untuk melanjutkan operasi pencarian 80 korban longsor yang memasuki hari kedua di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pencarian dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri di wilayah Jawa Barat. Basarnas bertindak sebagai koordinator utama dalam operasi tersebut.
“Sebanyak 250 personel SAR terlatih telah tergabung dalam tim gabungan. Basarnas mengoordinasikan seluruh unsur yang terlibat, termasuk TNI dan Polri,” kata Syafii di Bandung, Minggu.
Selain tim inti, operasi pencarian juga didukung ratusan personel tambahan dari berbagai instansi guna menunjang proses evakuasi di lapangan. Ia menyebut jumlah personel pendukung mencapai sekitar 450 orang.
Syafii menjelaskan bahwa setelah dilakukan asesmen awal di lokasi, mulai dari area mahkota hingga lidah longsor, tim SAR memutuskan membagi wilayah pencarian ke dalam beberapa sektor untuk meningkatkan efektivitas evakuasi korban.
Dalam operasi ini, tim SAR gabungan mengerahkan sarana pencarian dari unsur udara dan darat. Sebanyak 12 unit drone digunakan untuk pemantauan dari udara, sementara unsur darat diperkuat dengan personel serta alat berat yang disiagakan.
Namun, penggunaan alat berat masih dibatasi mengingat kondisi medan yang dinilai sangat berisiko. Material longsoran yang didominasi bubur pasir dinilai berpotensi membahayakan keselamatan petugas.
“Penggunaan alat berat belum bisa dilakukan secara maksimal karena kondisi medan masih sangat rawan,” ujarnya.
Basarnas menegaskan seluruh proses pencarian dilakukan dengan koordinasi ketat, termasuk dukungan tambahan dari tim SAR wilayah Bandung, agar setiap unsur dapat bekerja secara optimal dan aman.
Fokus pencarian saat ini diarahkan pada sekitar 80 korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Upaya tersebut diperkuat dengan pengerahan anjing pelacak (K9) dari TNI dan Polri serta dukungan modifikasi cuaca bekerja sama dengan BNPB.
“Kami berharap kondisi cuaca mendukung agar proses pencarian dapat berjalan lebih maksimal,” tutup Syafii.
Sumber : Antara





