kutip.id, Tenggarong – Wajah baru Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini sudah berdiri megah. Pembangunan kantor kecamatan yang dimulai pada 2024 itu tuntas pada akhir Februari 2025. Namun, meski fisiknya telah rampung, pelayanan dari gedung baru tersebut belum bisa berjalan karena terkendala ketersediaan jaringan listrik.
Camat Kota Bangun Darat, Zulkifli, menyampaikan bahwa seluruh fasilitas dan sarana penunjang sudah siap digunakan, mulai dari ruang kerja, ruang pelayanan, hingga perlengkapan administrasi. Hambatan satu-satunya tinggal pemasangan listrik yang menjadi syarat utama sebelum aktivitas pelayanan dipindahkan.
“Seharusnya kami sudah mulai beroperasi di kantor yang baru. Saat ini kendalanya hanya pada jaringan listrik yang belum terpasang. Target pemasangan selesai pada September 2025,” ujar Zulkifli. Ia menambahkan, kantor tersebut memiliki ukuran panjang 15 meter dan lebar 32 meter, cukup untuk menunjang pelayanan yang lebih nyaman bagi warga.
Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk pemasangan jaringan listrik. Saat ini, proses lelang pekerjaan masih berjalan dan diharapkan segera rampung agar target operasional bisa tercapai sesuai rencana.
Sebelumnya, pihak kecamatan sempat mencari alternatif dengan memesan generator listrik (genset) untuk penerangan sementara. Namun, rencana tersebut terpaksa ditunda karena biaya operasionalnya terlalu tinggi, khususnya untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).
“Kami mempertimbangkan penggunaan genset sebagai solusi cepat, tapi setelah dihitung, biaya BBM cukup besar dan belum ada alokasi anggaran khusus untuk itu,” jelas Zulkifli.
Pembangunan kantor baru ini masuk dalam daftar prioritas pemerintah daerah sejak 2024. Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kukar menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah yang relatif baru dimekarkan tersebut.
Dengan adanya kantor baru yang lebih representatif, Zulkifli optimistis pelayanan administrasi bagi masyarakat akan lebih tertata dan mudah diakses. Ia berharap, begitu jaringan listrik terpasang, aktivitas pemerintahan di kecamatan dapat langsung berjalan dari gedung baru.
“Kami tentu berharap bisa segera menempati kantor baru agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal dan efisien,” tutupnya.
Penulis: Ysa





