Wajah Baru IKN Pasar Segar Sepaku Jadi Pusat Belanja Modern dan Ramai Dikunjungi

No comments

Kutip.id,Penajam Paser Utara – Aktivitas ekonomi di kawasan Ibu Kota Nusantara semakin menggeliat dengan hadirnya Pasar Segar Sepaku yang kini tampil dengan wajah baru. Sejak resmi beroperasi pada 30 Maret 2026, pasar ini menjadi pilihan utama warga dan pengunjung untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Berlokasi di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, pasar ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 20.00 Wita. Penataan ulang yang dilakukan pemerintah menjadikan pasar tradisional ini bertransformasi menjadi ruang ekonomi yang lebih modern, tertata, dan nyaman.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menjelaskan bahwa pembenahan pasar merupakan bagian dari strategi memperkuat fasilitas ekonomi rakyat di wilayah penyangga ibu kota baru.

“Pasar ini tidak hanya menjadi tempat transaksi, tapi juga ruang sosial yang sehat dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan kapasitas yang cukup besar, Pasar Segar Sepaku kini menampung ratusan pedagang. Tersedia puluhan kios dan los, baik untuk kebutuhan kering maupun basah, serta area pujasera yang menghadirkan beragam kuliner lokal. Hingga saat ini, lebih dari 130 pedagang telah menempati lapak, dan jumlahnya masih terus bertambah.

Fasilitas yang disediakan pun tergolong lengkap—mulai dari area parkir, toilet, mushola, hingga sistem keamanan CCTV 24 jam—menjadikan pasar ini setara dengan pusat perbelanjaan modern, namun tetap mempertahankan nuansa pasar rakyat.

Berdiri di atas lahan hampir 6.000 meter persegi, bangunan pasar terdiri dari dua gedung bertingkat yang dirancang untuk menunjang aktivitas perdagangan secara efisien dan berkelanjutan.

Para pedagang merasakan langsung perubahan signifikan tersebut. Selain lebih bersih dan rapi, suasana pasar yang nyaman juga menarik minat pengunjung, termasuk wisatawan yang datang ke kawasan IKN untuk berburu oleh-oleh.

Kehadiran Pasar Segar Sepaku menjadi simbol transformasi ekonomi lokal di sekitar IKN—menggabungkan konsep tradisional dengan sentuhan modern demi mendorong pertumbuhan yang inklusif.

Also Read

Bagikan: