Kutip.id,Jakarta – detiknews,Pemerintah melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menurunkan tim untuk meninjau langsung kondisi wilayah yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Peninjauan dilakukan guna memastikan kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya terkait perbaikan infrastruktur dasar, dapat segera ditangani.
Sekretaris BNPP, Makhruzi Rahman, memimpin langsung kunjungan lapangan ke sejumlah daerah terdampak, termasuk Pidie Jaya. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP.
Menurut Makhruzi, kehadiran tim di lapangan bertujuan mempercepat koordinasi antarinstansi dalam proses pemulihan pascabencana, sekaligus memetakan langkah penanganan yang perlu diprioritaskan.
Selain di Pidie Jaya, BNPP juga membagi tim untuk meninjau wilayah terdampak lain di Aceh. Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Nurdin, ditugaskan memantau kondisi di Kabupaten Bireuen, sementara Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP, Amrullah M. Ridha, meninjau kawasan terdampak di Aceh Tamiang.
Hasil pemantauan sementara menunjukkan masih banyak akses jalan yang tertutup material lumpur dan pasir akibat banjir bandang. Kondisi ini dinilai menghambat mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di sejumlah desa.
Untuk mempercepat proses pembersihan, BNPP berencana mengerahkan alat berat seperti ekskavator dan truk pengangkut material agar proses normalisasi jalan dapat dilakukan lebih cepat.
Di Kabupaten Bireuen, tim BNPP juga meninjau sejumlah titik yang terdampak banjir bersama pemerintah daerah. Camat Peusangan Siblah Krueng, Afrizal, menyebut sedikitnya delapan desa mengalami dampak cukup parah akibat banjir, termasuk Desa Kubu, Teupin Raya, dan Lueng Daneun.
Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembersihan akses jalan utama yang menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Doli Mardian, menyambut baik kehadiran tim BNPP di wilayahnya. Ia berharap penanganan tidak hanya dilakukan di satu kecamatan, tetapi juga dapat menjangkau daerah lain yang terdampak.
BNPP menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memastikan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak segera kembali normal.





