Di Depan Ribuan Buruh, Kapolri Ingatkan Dampak Perang Timur Tengah bagi Indonesia

No comments

Kutip.id,Surabaya – Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo menyoroti potensi dampak berkepanjangan dari konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia.

Dalam pertemuan dengan pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Sigit menyatakan situasi geopolitik di kawasan tersebut masih memanas dan berpotensi berlangsung dalam jangka waktu lama. Karena itu, seluruh elemen bangsa diminta bersiap menghadapi kemungkinan dampak lanjutan.

Ia menjelaskan ketegangan di Timur Tengah telah memicu gangguan pada sektor energi, termasuk serangan terhadap fasilitas minyak serta gangguan jalur distribusi di Selat Hormuz. Kondisi ini mendorong harga minyak dunia melonjak hingga mendekati 100 dolar AS per barel.

Menurut Sigit, kenaikan harga energi berpotensi meningkatkan biaya logistik dan memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok di dalam negeri. Hal tersebut pada akhirnya dapat menambah tekanan bagi masyarakat dan anggaran negara.

Pemerintah, lanjutnya, terus melakukan pendekatan diplomasi internasional untuk mendorong meredanya konflik. Di saat yang sama, ia mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mendukung upaya memperkuat kemandirian nasional, terutama di sektor pangan dan energi, agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada impor.

Also Read

Bagikan: