Kutip.id,Aktivitas perkeretaapian di Stasiun Bekasi Timur mulai berangsur normal setelah sempat lumpuh akibat kecelakaan beberapa hari lalu. Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) kini sudah dapat melintas kembali, meski dengan pembatasan ketat demi keselamatan.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa jalur hilir telah dibuka sejak dini hari dan bisa dilalui kereta dari arah timur. Sementara itu, jalur hulu yang sebelumnya terdampak juga telah dibersihkan dan dinyatakan aman untuk dilalui secara terbatas.
Namun, perjalanan kereta di area tersebut masih harus memperlambat laju. “Kecepatan dibatasi maksimal 30 kilometer per jam saat melintas stasiun,” ujar Bobby.
Di sisi lain, pemerintah terus mengejar pemulihan layanan KRL. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menargetkan jalur Bekasi–Cikarang dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat, bahkan diupayakan mulai siang hari ini.
Pembukaan penuh layanan masih menunggu persetujuan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Saat ini, sejumlah pengujian masih berlangsung, termasuk pengecekan rel, sistem persinyalan, dan instalasi kelistrikan.
Dudy menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama sebelum seluruh layanan kembali normal. Pemerintah tidak ingin terburu-buru tanpa memastikan semua sistem benar-benar siap.
Pemulihan bertahap ini menjadi langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan publik sekaligus memastikan operasional kereta berjalan aman setelah insiden yang mengguncang beberapa hari terakhir.




