Sekolah Rakyat Kaltim Perkuat Pendidikan Karakter Melalui Implementasi Nilai-Nilai Pancasila

No comments

Kutip.id, Momentum Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Kalimantan Timur untuk memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan bagi para siswa. Berbagai kegiatan kreatif dan edukatif digelar guna menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Kalimantan Timur, Rabiatul Adawiyah, mengatakan bahwa penguatan ideologi Pancasila tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aktivitas yang melibatkan partisipasi aktif siswa.

Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi sarana penting untuk mengenalkan sejarah bangsa sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. Sebanyak 74 siswa dari jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah atas terlibat dalam berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan masing-masing.

Untuk siswa tingkat SMA, sekolah mengadakan kompetisi desain digital bertema Pancasila yang mendorong kreativitas sekaligus pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan. Sementara siswa SD mengikuti kegiatan mewarnai, permainan edukatif, dan kuis interaktif yang mengangkat tema nasionalisme serta persatuan.

Selain kegiatan peringatan, sekolah juga menerapkan pembiasaan nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas sehari-hari. Nilai religius ditanamkan melalui ibadah rutin sesuai keyakinan masing-masing, sedangkan semangat gotong royong diwujudkan melalui kerja bakti lingkungan, penanaman pohon, dan kegiatan berkebun bersama.

Rabiatul menjelaskan bahwa pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama Sekolah Rakyat karena dinilai berperan penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Untuk memperkuat jiwa nasionalisme dan kepemimpinan, para siswa juga mengikuti kegiatan kepramukaan secara rutin serta pelatihan pencak silat yang dibimbing oleh personel TNI. Kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kedisiplinan, keberanian, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Di samping itu, materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dipadukan dengan pembelajaran agama dan program mentoring yang dilakukan secara berkala oleh wali kelas. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun moral.

“Nilai-nilai Pancasila tidak cukup dipahami secara teori, tetapi harus diterapkan dalam perilaku sehari-hari. Melalui berbagai program ini, kami ingin membentuk generasi yang berintegritas, toleran, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” ujar Rabiatul.

Melalui penguatan karakter berbasis Pancasila, Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Kalimantan Timur berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Also Read

Bagikan: