kutip.id, Tenggarong – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) yang dijadwalkan pada 19 April 2025, Pemerintah Kabupaten Kukar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menentukan arah kepemimpinan daerah.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
“Ini momentum bagi kita semua untuk menentukan masa depan Kukar. Gunakan hak pilih dengan bijak, datang ke TPS, jangan sampai ada yang golput,” seru Sunggono, Sabtu (12/4/2025).
Menurutnya, tingginya partisipasi dalam pemilu menjadi indikator kuat bahwa masyarakat peduli terhadap pembangunan daerah. Pada pemilihan sebelumnya, tingkat keikutsertaan pemilih Kukar tercatat mencapai 71,9 persen—sebuah angka yang menurut Sunggono perlu terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Kita sudah melewati seluruh tahapan menuju PSU. Sekarang tinggal memastikan pelaksanaannya berjalan baik, lancar, dan dengan antusiasme warga yang tinggi,” ujarnya.
Tak hanya masyarakat umum, Sunggono juga menekankan pentingnya keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai contoh nyata dalam menjalankan hak konstitusional.
“Seluruh ASN harus ikut ambil bagian. Ini bukan hanya soal hak, tapi juga soal tanggung jawab sebagai warga negara dan aparatur pemerintah,” katanya.
Ia juga menyoroti peran penting sektor swasta, khususnya perusahaan yang beroperasi di Kukar, untuk turut berkontribusi dengan memberikan akses bagi karyawan mereka agar bisa memilih.
“Kami mengajak semua perusahaan untuk mendukung pelaksanaan PSU ini, misalnya dengan memberi waktu atau kemudahan bagi pekerja agar dapat mencoblos,” pungkasnya.
Pemkab Kukar berharap PSU 2025 ini menjadi pesta demokrasi yang benar-benar melibatkan seluruh elemen masyarakat, demi menghasilkan pemimpin yang sah dan mendapat legitimasi kuat dari rakyat. (Adv)
Penulis: Yusuf S A





