Kutip.id, Polres Metro Jakarta Pusat masih mendalami insiden bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, dengan memeriksa sedikitnya 15 orang yang diduga mengetahui atau terlibat dalam peristiwa tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab bentrokan sekaligus menyusun kronologi kejadian secara menyeluruh.
Dilansir Dari CNN Indonesia Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah pihak dengan status yang berbeda, mulai dari saksi, korban, hingga mereka yang diduga memiliki keterkaitan dengan insiden tersebut. Penyidik juga mengelompokkan proses pemeriksaan berdasarkan dugaan peran masing-masing.
Selain meminta keterangan dari para pihak yang diperiksa, kepolisian turut menyelidiki laporan mengenai dugaan penganiayaan terhadap warga serta perusakan gerobak milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terjadi saat bentrokan berlangsung.
Polisi menegaskan penyidikan masih terus berjalan dengan mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan guna memastikan siapa saja yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Setiap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam perkembangan penyelidikan, tiga orang berinisial S, T, dan U juga masih menjalani pemeriksaan intensif. Ketiganya diamankan untuk membantu proses penyidikan dan diduga memiliki keterkaitan dengan bentrokan yang menimbulkan korban jiwa tersebut.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu untuk bersikap kooperatif dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Polisi juga berkomitmen menuntaskan penyelidikan secara objektif agar seluruh fakta di balik bentrokan dapat terungkap.




