Kutip.id, Penajam Paser Utara – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Seorang pemburu yang dilaporkan hilang di kawasan hutan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah lima hari tersesat.
Korban bernama Rofik (40), warga Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, ditemukan pada Kamis sore (28/5) di area hutan konsesi PT ITCI Kartika Utama. Saat ditemukan, Rofik dalam kondisi lemah akibat dehidrasi setelah berhari-hari bertahan di tengah kawasan hutan.
Sebelumnya, Rofik diketahui berangkat berburu bersama seorang rekannya pada Sabtu (23/5). Namun saat perjalanan pulang, keduanya terpisah dan Rofik tidak kunjung kembali hingga keesokan harinya. Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai instansi segera melakukan operasi pencarian setelah menerima laporan resmi. Pencarian dilakukan dengan membagi area menjadi beberapa sektor dan menyisir jalur-jalur yang biasa digunakan warga untuk berburu maupun beraktivitas di dalam hutan.
Setelah dua hari operasi pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar 8,5 kilometer dari titik awal yang diperkirakan menjadi lokasi hilangnya korban. Tim penyelamat langsung memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi Rofik ke posko gabungan untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan menemukan korban tidak lepas dari koordinasi yang solid antara tim penyelamat, aparat setempat, pihak perusahaan, dan masyarakat sekitar.
Operasi pencarian melibatkan personel SAR Balikpapan, BPBD Penajam Paser Utara, pemadam kebakaran, aparat keamanan, perangkat desa, Otorita IKN, serta relawan dan warga setempat. Berbagai peralatan pendukung seperti kendaraan operasional, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, hingga drone thermal turut digunakan untuk mempercepat proses pencarian.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing untuk melanjutkan tugas serta kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat lainnya.
Lima Hari Tersesat di Hutan Kawasan IKN, Pemburu Asal Sepaku Ditemukan Selamat
Penajam Paser Utara – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Seorang pemburu yang dilaporkan hilang di kawasan hutan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah lima hari tersesat.
Korban bernama Rofik (40), warga Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, ditemukan pada Kamis sore (28/5) di area hutan konsesi PT ITCI Kartika Utama. Saat ditemukan, Rofik dalam kondisi lemah akibat dehidrasi setelah berhari-hari bertahan di tengah kawasan hutan.
Sebelumnya, Rofik diketahui berangkat berburu bersama seorang rekannya pada Sabtu (23/5). Namun saat perjalanan pulang, keduanya terpisah dan Rofik tidak kunjung kembali hingga keesokan harinya. Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai instansi segera melakukan operasi pencarian setelah menerima laporan resmi. Pencarian dilakukan dengan membagi area menjadi beberapa sektor dan menyisir jalur-jalur yang biasa digunakan warga untuk berburu maupun beraktivitas di dalam hutan.
Setelah dua hari operasi pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar 8,5 kilometer dari titik awal yang diperkirakan menjadi lokasi hilangnya korban. Tim penyelamat langsung memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi Rofik ke posko gabungan untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan menemukan korban tidak lepas dari koordinasi yang solid antara tim penyelamat, aparat setempat, pihak perusahaan, dan masyarakat sekitar.
Operasi pencarian melibatkan personel SAR Balikpapan, BPBD Penajam Paser Utara, pemadam kebakaran, aparat keamanan, perangkat desa, Otorita IKN, serta relawan dan warga setempat. Berbagai peralatan pendukung seperti kendaraan operasional, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, hingga drone thermal turut digunakan untuk mempercepat proses pencarian.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing untuk melanjutkan tugas serta kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat lainnya.




