PHKT Tambah Produksi Migas dari Lapangan Sejadi, Perkuat Pasokan Energi Nasional

No comments

Kutip.id, Penajam Paser Utara – Upaya peningkatan produksi energi dalam negeri kembali menunjukkan hasil positif. PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) berhasil menambah produksi minyak dari Lapangan Sejadi di perairan Kalimantan Timur melalui pengembangan dua sumur baru yang mulai beroperasi pada pertengahan Juni 2026.

Tambahan produksi tersebut menjadi kontribusi penting dalam mendukung target ketahanan energi nasional di tengah kebutuhan pasokan minyak yang terus meningkat. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa lapangan migas yang telah lama beroperasi masih memiliki potensi ekonomi yang dapat dioptimalkan melalui strategi pengembangan yang tepat.

General Manager Zona 10 PHKT, Darmapala, menjelaskan bahwa peningkatan produksi berasal dari sumur SJ-6 dan SJ-4RD1 yang telah berhasil menyelesaikan tahapan pengeboran dan uji produksi. Kedua sumur tersebut memberikan tambahan produksi minyak hampir 1.900 barel per hari serta menghasilkan gas yang turut mendukung kebutuhan energi nasional.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari penerapan inovasi, efisiensi operasional, dan kolaborasi berbagai tim yang terlibat dalam pengembangan lapangan. Selain mampu meningkatkan produksi, proses pengerjaan kedua sumur juga diselesaikan lebih cepat dibandingkan target yang ditetapkan sebelumnya.

Sumur SJ-6 dikembangkan sebagai sumur baru dengan teknologi pengeboran terarah untuk menjangkau zona produktif secara lebih optimal. Sementara itu, sumur SJ-4RD1 merupakan hasil pengeboran ulang yang dilakukan guna memaksimalkan potensi cadangan yang masih tersisa di lapangan tersebut.

Keberhasilan pengembangan ini memperlihatkan bahwa strategi revitalisasi lapangan migas eksisting masih menjadi salah satu solusi efektif untuk meningkatkan produksi nasional tanpa harus bergantung sepenuhnya pada penemuan lapangan baru.

Selain memberikan tambahan pasokan minyak dan gas, pengembangan Lapangan Sejadi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasi hulu migas di Kalimantan Timur yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil energi utama di Indonesia.

PHKT menilai peluang peningkatan produksi dari aset-aset yang telah beroperasi masih terbuka lebar. Dengan pengelolaan yang terukur, pemanfaatan teknologi, serta efisiensi biaya operasional, lapangan-lapangan migas matang dapat terus berkontribusi terhadap pencapaian target produksi nasional.

Ke depan, perusahaan berkomitmen melanjutkan berbagai program pengembangan lapangan secara selektif untuk menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat kemandirian energi nasional.

Also Read

Bagikan: