Kutip.id,Tenggarong – Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah haji. Di Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan dukungan penuh bagi ratusan calon haji dengan menyiapkan fasilitas transportasi hingga konsumsi sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para jamaah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, aspek teknis seperti perjalanan dan kebutuhan dasar harus dipastikan berjalan lancar agar jamaah dapat beribadah dengan tenang.
Sebanyak 268 calon haji dari berbagai kecamatan di Kutai Kartanegara dijadwalkan berangkat dalam dua kelompok terbang, yakni awal Mei dan pertengahan Mei 2026. Mereka akan didampingi oleh petugas yang telah berpengalaman, termasuk pembimbing ibadah dan tenaga kesehatan.
Pelepasan jamaah dilakukan di Masjid Agung Sultan Adji Muhammad Sulaiman. Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan agar para petugas memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, serta mengutamakan kenyamanan jamaah, terutama yang lanjut usia.
Selain itu, jamaah juga diminta untuk mendoakan daerah asal selama menjalankan rangkaian ibadah haji, khususnya di lokasi-lokasi yang dianggap mustajab.
Pelaksanaan haji tahun ini juga disebut memiliki nilai penting karena mengacu pada regulasi baru, yakni Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang bertujuan meningkatkan perlindungan serta kualitas layanan bagi jamaah Indonesia.
Secara nasional, peningkatan fasilitas dan manajemen penyelenggaraan haji menjadi fokus pemerintah untuk memastikan ibadah berjalan aman, nyaman, dan sesuai harapan jamaah. Dukungan dari pemerintah daerah seperti di Kukar dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan haji yang lebih baik dari tahun ke tahun.




