Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen

No comments

Kutip.id,JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) meski tekanan ekonomi global meningkat.

Dalam wawancara dengan Bloomberg, Prabowo menyebut batas defisit tersebut penting untuk menjaga disiplin fiskal. Ia menegaskan aturan itu hanya akan dilonggarkan jika terjadi krisis besar seperti pandemi.

Hingga Februari 2026, APBN tercatat defisit Rp135,7 triliun atau sekitar 0,53 persen dari PDB, dengan penerimaan negara Rp358 triliun dan belanja negara Rp493,8 triliun.

Pemerintah juga mewaspadai potensi pelebaran defisit akibat kenaikan harga minyak dunia di tengah konflik geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Also Read

Bagikan: