Kutip.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur meningkatkan langkah pencegahan kejahatan jalanan menyusul masih tingginya kasus pencurian dan tindak kriminalitas yang terjadi pada jam-jam rawan. Sejumlah wilayah di Samarinda dan Balikpapan kini menjadi fokus pengawasan melalui patroli intensif dan penguatan sistem keamanan lingkungan.
Berdasarkan hasil pemetaan kepolisian, sebagian besar kasus kejahatan jalanan terjadi pada dini hari, terutama antara pukul 02.00 hingga 05.00 WITA. Waktu tersebut dinilai menjadi periode paling rentan karena aktivitas masyarakat relatif sepi dan pengawasan lingkungan menurun.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa penguatan patroli akan difokuskan pada kawasan yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi, termasuk permukiman padat penduduk, area parkir kendaraan, serta jalur lalu lintas yang minim aktivitas pada malam hari.
Selain patroli, kepolisian juga mendorong optimalisasi penggunaan kamera pengawas (CCTV) dan revitalisasi sistem keamanan lingkungan atau siskamling. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat deteksi dini terhadap potensi tindak kejahatan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Data kepolisian menunjukkan bahwa kasus pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, dan tindak kriminal sejenis masih mendominasi laporan yang diterima aparat selama beberapa pekan terakhir. Kejahatan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi korban, tetapi juga berdampak pada rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Polda Kaltim menilai kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka kriminalitas. Masyarakat juga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kantor polisi terdekat maupun layanan darurat yang tersedia.
Dengan penguatan patroli dan sistem pengawasan berbasis lingkungan, aparat berharap angka kejahatan jalanan dapat ditekan sekaligus menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di berbagai daerah di Kalimantan Timur.




