Kutip.id, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung pertumbuhan sektor produktif di berbagai daerah.
Hingga akhir Mei 2026, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI telah mencapai lebih dari Rp84 triliun. Sebagian besar pembiayaan tersebut disalurkan kepada sektor-sektor yang memiliki kontribusi langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pertanian, perdagangan, dan usaha produktif lainnya.
Sektor pertanian tercatat menjadi penerima pembiayaan terbesar. Dukungan modal usaha kepada petani dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat rantai pasok pangan, serta mendukung target pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan penyaluran KUR tidak hanya bertujuan memperluas akses pembiayaan, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha mereka.
Menurutnya, fokus pada sektor produktif menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga pembukaan lapangan kerja baru di berbagai wilayah.
BRI menilai UMKM memiliki peran sentral sebagai penggerak perekonomian nasional. Oleh karena itu, kemudahan akses permodalan menjadi salah satu faktor penting untuk membantu usaha kecil berkembang dan naik kelas.
Selain mendukung aktivitas usaha masyarakat, pembiayaan melalui KUR juga diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah, khususnya di sektor pertanian yang masih menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak masyarakat Indonesia.
Sejak program KUR dijalankan pada 2015, BRI telah menyalurkan pembiayaan dengan nilai kumulatif yang mencapai ribuan triliun rupiah kepada puluhan juta pelaku usaha di seluruh Indonesia. Capaian tersebut menunjukkan besarnya peran KUR dalam mendorong inklusi keuangan dan memperluas akses permodalan bagi masyarakat.
Melalui penyaluran pembiayaan yang lebih inklusif dan tepat sasaran, BRI berharap UMKM dapat tumbuh lebih kuat, meningkatkan produktivitas usaha, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Penguatan sektor pertanian dan usaha produktif lainnya juga diharapkan mampu memperkokoh fondasi ekonomi rakyat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada pemerataan kesejahteraan masyarakat.




