Kutip.id,Penajam Paser Utara – Upaya memperkuat ketahanan pangan di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) terus digencarkan. Kali ini, Kepolisian bersama Pemerintah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, mengambil langkah konkret dengan menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk budidaya jagung hibrida.
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian bukan sekadar pengamanan, tetapi juga bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional. Terlebih, kawasan Sepaku kini menjadi wilayah penyangga IKN yang memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan pangan.
“Ini adalah bentuk kontribusi nyata kami dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di kawasan yang menjadi pusat perhatian nasional,” ujarnya.
Lahan milik Pemerintah Desa Sukomulyo yang berada di dalam kawasan IKN itu saat ini tengah dibersihkan. Personel Polsek Sepaku turut diterjunkan langsung ke lapangan untuk mempercepat proses persiapan.
Kapolsek Sepaku, AKP Syarifuddin, menjelaskan bahwa tahap pembersihan sangat penting agar pengolahan tanah dan penanaman dapat berjalan optimal. Rencananya, penanaman jagung hibrida akan dimulai pada Mei 2026.
Program ini tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, Polres Penajam Paser Utara juga telah menggandeng Badan Bank Tanah untuk membuka tambahan lahan sekitar 25 hektare yang akan dimanfaatkan oleh para petani lokal.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan kawasan sekitar IKN tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga mampu menjadi lumbung pangan baru yang mandiri dan berkelanjutan.





