Balikpapan Dilanda Kelangkaan BBM, Pertamax Kosong di Banyak SPBU! Warga Geram: Masihkah Disebut Kota Minyak?

No comments
Parah Pertamax Kosong, Balikpapan Krisis BBM, SPBU Lokasi di Lapangan Merdeka Balikpapan (Foto : Arya/Balikpapantv)

Kutip.id, Balikpapan – Kota Balikpapan kembali mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM). Sejak Minggu (18/5) hingga Senin (19/5), stok BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo nyaris tidak tersedia di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota tersebut.

Pantauan langsung Kaltim Post di sejumlah SPBU seperti Jalan MT Haryono, Stal Kuda, dan Sepinggan menunjukkan bahwa rak-rak pengisian untuk Pertamax kosong. Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan yang hendak membeli Pertalite membludak.

Di SPBU Gunung Guntur, antrean terlihat mengular hingga tanjakan Sungai Ampal. Begitu pula di SPBU Damai di Jalan MT Haryono, antrean kendaraan mencapai Jembatan PDAM, menambah kemacetan di sekitar lokasi.

Petugas di SPBU Sepinggan mengaku belum mengetahui kapan pasokan Pertamax akan datang. Sementara Pertamax Turbo yang dikirim dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, diperkirakan baru tiba pada Selasa dini hari (20/5).

Krisis ini memicu reaksi keras dari masyarakat, terutama di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan status Balikpapan sebagai kota penghasil minyak.

“Luar biasa, Kota Minyak tapi antre beli BBM sampai segitu panjangnya. Aneh tapi nyata,” tulis akun @idoet0806 di kolom komentar akun Instagram Kaltim Post.

Komentar senada datang dari pengguna lain, @tiyamyd, yang menulis, “Kota minyak tapi krisis minyak.”

Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, apalagi Balikpapan selama ini dikenal sebagai salah satu kota strategis dalam distribusi energi nasional. Kelangkaan BBM yang terjadi berulang kali menjadi sorotan tajam dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai manajemen distribusi serta kesiapan infrastruktur energi di kota tersebut.

Sumber: https://kaltimpost.jawapos.com/utama/2386029467/masyarakat-balikpapan-keluhkan-bbm-pertamax-langka-di-spbu-kota-minyak-kok-minyaknya-gak-ada

Penulis: Yusuf S A

Also Read

Bagikan: