Ribuan Aset Pemprov Kaltim Dibuka untuk Publik, Warga Berkesempatan Miliki Kendaraan dan Inventaris Murah

No comments

Kutip.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai aset daerah melalui mekanisme lelang terbuka yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penataan aset sekaligus optimalisasi penerimaan daerah.

Beragam barang yang akan dilelang mencakup kendaraan roda dua, mobil dinas yang sudah tidak digunakan, hingga perlengkapan inventaris kantor seperti meja, kursi, lemari, dan perangkat komputer. Seluruh aset tersebut dapat diikuti oleh masyarakat umum melalui sistem lelang elektronik yang dapat diakses secara daring.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalimantan Timur Ahmad Muzakkir menjelaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara terbuka dengan pengawasan dari instansi yang berwenang. Sistem digital yang digunakan memungkinkan peserta mengikuti lelang dari mana saja tanpa harus hadir secara langsung.

Menurutnya, pelelangan aset yang sudah tidak lagi digunakan pemerintah merupakan langkah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan barang milik daerah. Selain mengurangi beban pemeliharaan, aset yang masih memiliki nilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Program ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil, kolektor kendaraan, maupun masyarakat yang membutuhkan sarana transportasi dengan biaya lebih terjangkau. Beberapa kendaraan yang masuk daftar lelang berasal dari berbagai tahun produksi dan masih memiliki nilai guna setelah dilakukan perawatan.

BPKAD memastikan seluruh hasil penjualan akan masuk langsung ke kas daerah sebagai bagian dari pendapatan pemerintah provinsi. Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

Keberhasilan lelang aset pada periode sebelumnya menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut. Pemerintah berharap pelaksanaan lelang tahun ini dapat berlangsung lancar, kompetitif, dan memberikan manfaat baik bagi peserta maupun daerah.

Dengan sistem yang semakin terbuka dan mudah diakses, pelelangan aset daerah kini tidak hanya menjadi instrumen pengelolaan barang milik pemerintah, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Also Read

Bagikan: