Arus Mudik 2026 Terkendali, Rekayasa One Way Nasional Dinilai Efektif

No comments

Kutip.id, CNN Indoensia Jakarta – Kepolisian memastikan kondisi lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026 tetap terkendali setelah diberlakukannya sistem satu arah (one way) secara nasional. Rekayasa ini diterapkan untuk mengurai lonjakan kendaraan yang memadati jalur tol utama.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa hingga saat ini skema one way masih terus diberlakukan karena volume kendaraan yang masih tinggi, khususnya di ruas tol arah luar kota. Namun, secara keseluruhan arus kendaraan dinilai tetap lancar dan terpantau stabil, termasuk dampaknya terhadap jalan arteri.

Berdasarkan data terbaru, jumlah kendaraan saat puncak arus mudik mencapai sekitar 270 ribu unit, meningkat lebih dari 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mengatasi kepadatan tersebut, petugas menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas tambahan seperti contraflow di beberapa titik, mulai dari KM 36 hingga KM 70 di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Selain itu, Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) sempat ditutup sementara selama sekitar satu setengah jam guna mendukung pelaksanaan contraflow. Setelah rekayasa selesai dilakukan, jalur tersebut kembali dibuka dan arus kendaraan berangsur normal.

Di sisi keselamatan, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sekitar 2,8 persen. Bahkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tercatat turun signifikan hingga 40 persen dibandingkan periode mudik tahun lalu.

Pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk selalu berhati-hati dan menjaga kondisi fisik selama berkendara. Meski puncak arus mudik telah terlewati, petugas masih terus bersiaga guna memastikan perjalanan pemudik tetap aman hingga akhir masa libur Lebaran.

Also Read

Bagikan: