Imigrasi Balikpapan Gandeng Warga, Desa Girimukti Jadi Percontohan Layanan Keimigrasian

No comments

Kutip.id,Penajam – Upaya mendekatkan layanan keimigrasian ke masyarakat terus digencarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan. Salah satu langkah nyatanya adalah memperkuat program berbasis masyarakat melalui inisiatif “Desa Binaan Imigrasi”.

Program ini kini dijalankan di Desa Girimukti, wilayah Penajam Paser Utara, sebagai percontohan. Kepala Kantor Imigrasi, Adi Fachmianur, menjelaskan bahwa pendekatan ini tidak sekadar layanan administratif, tetapi juga edukasi langsung kepada warga.

Melalui program tersebut, masyarakat diberikan pendampingan terkait pengurusan dokumen keimigrasian seperti paspor hingga pemahaman prosedur ke luar negeri. Tujuannya, agar warga lebih sadar administrasi sekaligus mudah mengakses layanan tanpa harus jauh ke kantor imigrasi.

“Pendekatan berbasis masyarakat ini kami dorong agar layanan benar-benar dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

Tak hanya itu, Imigrasi Balikpapan juga aktif membangun koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan IKN, Penajam Paser Utara menghadapi peningkatan mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi. Kondisi ini membuat kebutuhan layanan keimigrasian menjadi semakin tinggi dan kompleks.

Sekretaris Daerah setempat, Tohar, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan memastikan pelayanan publik, termasuk keimigrasian, berjalan optimal.

Dengan program seperti Desa Binaan Imigrasi, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga mitra aktif dalam menciptakan sistem administrasi yang tertib, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan zaman.

Also Read

Bagikan: