Kutip.id, Tenggarong – Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat persiapan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan menambah agenda kompetisi bagi atlet daerah, termasuk penyelenggaraan Kejuaraan Daerah Gubernur Cup yang akan digelar pada Desember mendatang, Kamis (27/11/2025).
Plt Kadispora Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa intensitas pertandingan sangat penting untuk menjaga ritme dan konsistensi performa atlet, terutama pada cabang olahraga terukur seperti renang.
“Insya Allah, semakin banyak ajang kompetisi, semakin banyak pula kesempatan atlet menguji kemampuannya. Kalau catatan waktunya bagus, biasanya performanya stabil,” ujarnya.
Faisal juga menyampaikan bahwa proses pemilihan atlet menuju PON 2028 akan dilakukan secara lebih ketat. Hal ini disebabkan perlunya penyesuaian dengan anggaran yang terbatas, sehingga hanya atlet dengan kemampuan terbaik dan performa paling konsisten yang akan masuk dalam tim Kaltim.
“Kita harus selektif, mengingat anggaran terbatas. Jadi yang kita cari adalah atlet terbaik yang benar-benar siap membawa nama Kaltim,” tegasnya.
Meski situasi seleksi semakin kompetitif, Faisal tetap optimistis dengan peluang Kaltim. Capaian pada cabang bela diri di PON sebelumnya serta posisi delapan hingga sembilan besar pada POPNAS menjadi modal kuat untuk bersaing.
“Kalau strategi kita tepat, saya optimis. Di POPNAS saja kita bisa tembus posisi 8–9 besar. Untuk provinsi di luar Jawa, Kaltim ini sudah sangat bagus, luar biasa lah,” tutupnya. (Ysa)





